Escape
Review Buku "Hening Adalah Kunci"
Pernahkah terpikirkan kalau hidup ini terasa berat, berisik, yang ujungnya membuat diri sendiri itu capek? Ya gua pernah, tanpa sengaja sepulang dari menghadiri wisuda teman dekat serta kelalaian gua yang engga charging hp sampai penuh padahal akan adanya aktifitas diluar. Perjalanan kurang lebih 3 jam di krl tanpa adanya screen time bikin gua memperhatiin sekitar lebih dalam, semua orang diam, tanpa suara yang keluar, tapi sibuk dengan isi pikiran masing-masing.
Berikut review buku "Hening Adalah Kunci Terpenting" karya Ryan Holiday, awalanya gua mutusin beli dan baca buku ini untuk menjawab obervasi ketidaksengajaan sebelumnya, dan benar saja langsung terjawab pada bagian awal buku ini.
Buku ini membahas 3 jenis ranah besar dalam mencapai keheningan, pikiran, jiwa, dan tubuh. Buku ini engga membahas secara spesifik tentang bagaimana mencapai keheningan di 3 ranah tersebut, bahasan yang disampaikan dengan cerita-cerita dari para toko-toko besar dunia, seperti mantan presiden USA Jhon F. Kennedy dalam menjaga pikirannya tetap waras untuk dapat mengambil keputusan yang bisa mempengaruhi Amerika bahkan dunia saat Uni Soviet mencoba menekan USA dengan pembangunan situs rudal balistik di tepi pantai Amerika, selama prose situ terlihat seperti perang psikologis antara kedua bela pihak, dengan setiap keputusan apapun beresiko untuk memicu kerugian besar, saat moment kritis itulah Kennedy mengulik dalam pikirannya, menolak pemikiran-pemikiran untuk melawan dan menghancurkan situs-situs rudal yang telah disiapkan oleh Uni Soviet, bertanya-tanya mengenai alasan dari tindakan yang dilakukan Uni Soviet ini, yang berujung mundurnya pasukan Uni Soviet karena sadar akan posisi mereka juga tidak cukup diuntungkan.
Bahasan yang jauh tidak kalah menarik dan mengubah kesimpulan gua mengenai buku ini adalah cerita mengenai mantan perdana menteri Inggris Winston Churcill, Churcill merupakan orang dengan aktifitas yang sangat padat dan rentan akan burnout dari semua aktifitas itu, justru terus bertahan dengan mempunyai hobi yang dilakukan cuman sekedar sarana stress release, dibuku ini diceritakan Churcill sangat senang mengaduk semen dan menyusun bata, walaupun lebih sering dimarahi oleh tukang karena bangunan yang dikerjakan oleh Churcill itu miring, but it was okee karena itu membantu dia tetap waras, dan dengan dia tetap waras membantunya membuat keputusan yang lebih logis yang juga berpengaruh kepada masyarakat banyak. Hobi yang dilakukan diluar dari aktifitas pekerjaan sepenuhnya tetapi output dari hobi itu membantu sebagai support dalam menjalani aktifitas keseharian.
Terdengar seperti management stress yang konkrit, dan gua rasa itulah pesan yang ingin disampaikan oleh penulis kepada setiap pembaca, sehingga buku yang awalnya gua baca sebagai sarana konfirmasi atas yang gua alami berujung menjadi buku acuan dalam pembelajaran hidup, and now i learn a little bit about how to manage my life. Tekanan eksternal maupun internal dalam hidup itu wajar, toko-toko besar dan terkenal didunia pun mengalami hal yang sama, bahkan kalau dipikirkan secara mendalam Rasulullah juga melakukan hal yang sama, beliau pergi ke gua Hira untuk mencari ketenangan sehingga mendapatkan wahyu dari Allah dengan mencari ketenangan.
May we should planning our litlle escape?
Komentar
Posting Komentar