Untuk Setiap Pria, Untuk Setiap Ayah
Review Buku "Tanpa Ayah, Tanpa Arah"
Sebagai seorang laki-laki yang tumbuh besar sebagai anak yatim, dengan sosok ayah yang meninggal sejak masih kecil, banyak hal yang saat ini gua merasa ambigu dan banyak hal yang gua ga pahamin khususnya bagaimana menjadi seorang sosok ayah. Tetapi tidak hadinya sosok seorang ayah bukan hanya sekedar fisik yang ga hadir, banyak juga seorang ayah yang engga hadir secara emosional, sehingga makna kata fatherless juga mengalami perkembangan.
Buku ini mengingatkan kepada setiap pria dan/atau memberitahu kepada setiap pria, tentang bagaimana pentingnya kehadiran sosok seorang ayah, dalam perkembangan anak secara fisik ataupun emosional.
Dalam bahasan buku ini banyak memberikan fakta (mengutip hasil penelitian) jika seorang anak yang tumbuh tanpa sosok seorang ayah itu lebih condong mengarah ke hal negatif, seperti halnya kenakalan remaja, narkoba, seks bebas, dan masih banyak hal negatif lainnya. Semua itu mungkin terlihat secara kasat mata, tetapi bagi gua hal yang ga kalah penting yakni pola pikir dan mental seorang anak, seperti over planning, pengen yang perfeksionis, takut akan komitmen, dan banyak hal lainnya karena engga punya pikiran, atau mental yang diajarkan atau dipelajari dari/oleh sosok seorang ayah, dan semua ini tidak terlihat secara kasat mata, dan ga bakal tahu kalau seorang anak tidak membicarakan hal ini.
Buku ini juga memberitahu kalau pentingnya sosok seorang ayah terhadap perkembangan seorang anak, tidak kalah pentingnya dri sosok ibu. Dalam mendidik seorang anak perempuan sosok ayah akan banyak menjadi cinta pertamanya, sehingga banyak juga yang menjadikan sosok ayah sebagai paremeter dalam menentukan pasangan hidupnya nanti. Jika seorang anak anak laki-laki ayah akan mengajari dan/atau menjadi sumber ilmu utama tentang bagaimana menjadi seorang pria, menumbuhkan sisi maskulinitas dirinya, dan masih banyak hal lainnya.
Bisa disimpulkan juga kalau buku ini akan sangat relevan untuk seorang pria yang mau belajar tentang bagaimana menjadi seorang ayah, dan pengingat kepada setiap ayah tentang pentingnya sosok diirnya terhadap pembangunan karakter anak-anaknya.
Komentar
Posting Komentar