Moment Eid Alfitri Pertama di Rantauan

Sabtu, 21 Maret 2026

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.

Minal Aizin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Lebaran yang mungkin engga bakal aku lupain, dimana untuk pertama kalinya aku menjalani lebaran idul fitri jauh dari keluarga, alias di rantauan. Untungnya lebaran kali ini ada salah satu temen deketku yang sama-sama engga mudik, jadinya bisa lebaran bareng temenku di rantauan.

Jika sesuai rencana, lebaran kali ini bikin pempek, tapi karena engga nemu ikan giling, jadinya bikin bakwan.

Shalat edi yang sedikit keteteran karena pengennya shalat di salah satu masjid besar di daerah citra raya (Tangerang), tapi ga kesampaian karena saat hampir sampai ke sana, di tengah jalan sudah ada jamaah shalat eid yang sudah memulai shalat. Psikilogi gua kena disini, karena merasa takut engga bisa ikutan shalat, langsung singgah untuk ikut shalat disini. 

Mungkin karena ini lebaran pertama di rantauan, dan engga check lagi jadwal shalat eid disini (gua pake estimasi di kampung yang mulai shalat di jam 7.30 AM), jadinya hampir ketinggalan shalat eid.


*Notes : Pesan untuk diri sendiri, saat berada dikondisi baru harus selalu mencari informasi supaya bisa melakukan persiapan yang lebih matang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Awal dari Sebuah Cerita Perjalanan Panjang

The Way to Found Out Ourself

Jum'atan Terakhir di Ramadhan 2026